Cara Menurunkan Konsumsi Daya Arduino

Arduino merupakan sebuah alat elektronik yang tentunya emerlukan daya listrik untuk menghidupkannya. Untuk kamu yang menggunakan arduino pada sebuah project yang tidak menggunakan baterai, tentunya kamu tidak akan memikirkan konsumsi daya arduino karna kamu menggunakan power supply atau bahkan kamu hanya menggunakan kabl usb sebagai sember daya arduino kamu. Namun, jika kamu membuat sebuah project portable dengan arduino, contohnya membuat sebuah alat monitoring yang jauh dan tidak bisa mengunakan power supply, tentunya konsumsi daya arduino menjadi sangat penting bagi kamu.



Sebenarnya arduino hanya menggunakan daya minimum yaitu sekitar 15 mA, mungkin kamu berpikir itu kecil, tapi jika menggunakan sebuah beterai, konsumsi daya sebanyak itu membuat baterai kamu akan terkuras habis dengan cepat.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk menurunkan konsumsi daya pada arduino ini, kita akan bahas semuanya satu per satu.

Menurunkan kosumsi daya arduino dengan coding

1. Menurunkan Arduino Clock Speed

Salah satu cara menurunkan konsumsi daya dengan arduino yaitu dengan menggunakan code agar arduino menggunakan sedikit daya. Lho, kenapa arduinonya gak langsung aja bikin code bawaan supaya konsumsi dayanya sedikit? kenapa harus kita program dulu? Tentunya ada alasannya, prinsip dalam menurunkan konsumsi daya arduino dengan menggunakan program ini yaitu kita memprogram arduino untuk menurunkan kinerjanya dengan menurunkan clock speed sehingga daya yang terpakai menjadi sedikit.

Berikut adalah kode program arduino untuk menurunkan konsumsi daya arduino kamu


#include  

void setup() {
if(F_CPU == 8000000) clock_prescale_set(clock_div_2);
if(F_CPU == 4000000) clock_prescale_set(clock_div_4);
if(F_CPU == 2000000) clock_prescale_set(clock_div_8);
if(F_CPU == 1000000) clock_prescale_set(clock_div_16);
}

Karena kinerja arduinonya kita turunkan, tentunya performa arduino kita berkurang dong, tentu saja iya. Tapi pada program arduino diatas kamu bisa lihat kalau performa arduino bisa kita atur sesuai dengan yang kita gunakan. Kalau pada defaultnya, arduino menggunakan performa maksimal, padahal performa arduino yang kita butuhkan pada program kita cukup kecil, sehingga kita hanya membuang buang energi. Dengan cara diatas kamu dapat menghemat konsumsi daya arduino kamu dengan cara yang fleksibel.

2. Arduino Sleep Mode

Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk menghemat daya yang dipakai arduino kamu yaitu dengan membuat arduino masuk kedalam mode sleep atau tidur. Iya kamu gak salah denger kok, arduino sleep mode. Gak cuma laptop aja yang punya sleep mode loh, ternyata arduino juga punya sleep modenya juga.

Sistem sleep mode pada arduino ini tidak jauh beda dengan slep mode pada laptop. Sleep mode pada arduino akan membuat modul pada arduino yang tidak kita gunakan menjadi sleep atau idak aktif sehingga akan menghebat banyak sekali konsumi daya.

Untuk menggunakan mode sleep ini silahkan download dan install library ini kemudian masukkan kode berikut dan upload ke arduino kamu.



LowPower.idle(SLEEP_8S, ADC_OFF, TIMER2_OFF, TIMER1_OFF, TIMER0_OFF, SPI_OFF, USART0_OFF, TWI_OFF);

itulah cara membuat arduino masuk ke sleep mode.

3. Power-Down Mode

Power down adalah mode dimana kita membuat arduino kita menonaktifkan semua clock kecuali yang kita pakai. Untuk menggunakannnya kamu harus menginstall library yang tadi dan memasukkan code berikut

LowPower.powerDown(SLEEP_8S, ADC_OFF, BOD_OFF); 


Memodifikasi  Papan Arduino

Selain dengan menurunkan performa arduino seperti cara diatas, kamu juga bisa menurunkan konsumsi daya arduino yaitu dengan memodifikasi papan arduino kamu. Cara ini merupakan cara yang paling efisien untuk menurunkan konsumsi daya arduino.

1. Mencopot LED

Kamu tentu sudah tau pada papan arduino sudah terdapat led buidin. Ada 2 LED yang menggunakan cukup banyak daya yaitu led power on yang selalu hidup dan led buidin pada pin 13. Jika kamu tidak menggunkan led tersebut lebih baik kamu copot saja supaya tidak mubazir energi. Dengan mencopot Led ini kamu bisa menghemat konsumsi daya sampai dengan 30%. Untuk mencopotnya kamu bisa menggunakan blower, tapi kalau tidak punya bisa pake solder dan lepaskan resistor yang ada disamping led.



2. Gunakan Tegangan yang Rendah

Pada arduino terdapat 3 jenis input power yaitu 3.3 volt , 5 volt, dan Vin. Jika kamu ingin konsumsi daya yang lebih kecil pada arduinomu lebih baik gunkanan input daya yang lebih kecil yaitu 3,3 volt. Berdasarkan datasheets arduino, input daya 5 volt menggunakan sekitar 4 mA daya, sedangkan jika kamu menggunakan input daya 3,3 volt, daya yang digunkan hanya sekitar 1 mA.


Demikianlah artikel kali ini, baca juga artikel tentang arduino di bawah ini
  1. cara memprogram arduino dengan android
  2. 3 project arduino sederhana untuk pemula
  3. cara simulasi arduino online
Jika ada kendala atau sesuatu yang ingin ditanyakan silahkan tulis dikolom komentar di bawah



LihatTutupKomentar